LDKM 2019 ‒ Agni Nata

  • Events

Kaderisasi merupakan hal yang penting dalam sebuah organisasi, karena menjadi inti demi kelanjutan perjuangan organisasi. Tanpa kaderisasi, sebuah organisasi akan sulit untuk dapat bergerak dan melakukan tugas-tugas keorganisasiannya dengan baik dan dinamis dimasa yang mendatang. Kaderisasi adalah sebuah proses membangun struktur kerja yang mandiri dan berkelanjutan.

Fungsi dari kaderisasi adalah mempersiapkan calon-calon yang siap melanjutkan tongkat estafet perjuangan sebuah organisasi. Kader suatu organisasi adalah orang yang telah dilatih dan dipersiapkan dengan berbagai keterampilan dan disiplin ilmu, sehingga dia memiliki kemampuan yang di atas rata-rata orang umum dengan karakternya masing-masing.

KMA-Kridaya FPTK UPI sebagai organisasi kemahasiswaan di Departemen Pendidikan Teknik Arsitektur tidak dapat dipungkiri memerlukan kaderisasi untuk membentuk kader-kader yang mampu melanjutkan roda organisasi dengan kompetensi yang baik sesuai dengan kebutuhan dan tuntutan lingkungan saat ini.

Dalam rangka mempersiapkan kader untuk melanjutkan roda organisasi, para kader haruslah memiliki jiwa pemimpin. Dalam bahasa Indonesia “pemimpin” sering disebut pengemuka, pelopor, pembina, panutan, pembimbing, pengurus, penggerak, ketua, kepala, penuntun, raja, tua-tua, dan sebagainya. Sedangkan istilah memimpin digunakan dalam konteks hasil penggunaan peran seseorang berkaitan dengan kemampuannya mempengaruhi orang lain dengan berbagai cara.

Istilah pemimpin, kemimpinan, dan memimpin pada mulanya berasal dari kata dasar yang sama “pimpin”. Namun demikian ketiganya digunakan dalam konteks yang berbeda. Pemimpin adalah suatu lakon/peran dalam sistem tertentu; karenanya seseorang dalam peran formal belum tentu memiliki ketrampilan kepemimpinan dan belum tentu mampu memimpin. Istilah Kepemimpinan pada dasarnya berhubungan dengan ketrampilan, kecakapan, dan tingkat pengaruh yang dimiliki seseorang; oleh sebab itu kepemimpinan bisa dimiliki oleh orang yang bukan “pemimpin”.

Arti pemimpin adalah seorang pribadi yang memiliki kecakapan dan kelebihan, khususnya kecakapan dan kelebihan di satu bidang tertentu sehingga dia mampu mempengaruhi orang lain untuk bersama-sama melakukan aktivitas-aktivitas tertentu demi pencapaian satu atau beberapa tujuan.

(Kartini Kartono, 1994: 181).

Nama Kegiatan, Waktu, dan Tempat

Kegiatan ini dinamakan Latihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa 2019 KMA-Kridaya FPTK UPI “Agni Nata”. Agni Nata sendiri diambil dari bahasa sansekerta yang berarti pemimpin dengan semangat membara. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 23 November 2019 – Sabtu, 30 November 2019 di Studio 1 Lt. 3 Gedung FPTK Barat, Lobby & Plaza FPTK UPI.

Tujuan

Latihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa 2019 bertujuan untuk membina dan membentuk karakter Mahasiswa Baru Angkatan 2019 yang sesuai dengan tujuan besar kaderisasi 2019 berdasarkan visi dan misi Ketua Badan Pengurus KMA-Kridaya FPTK UPI Periode 2019-2020 untuk menjadi pemimpin yang pantas dikemudian hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *