Karakteristik arsitek yang kuat dalam karyanya

Halo sahabat KMA! kali ini mimin akan jelasin nih berbagai arsitek membangun sebuah bangunan yang berkarakter dengan dirinya, sehingga bangunan tersebut dapat mudah dikenal oleh orang lain, tidak hanya itu, karakteristik sebuah bangunan yang dibuat oleh arsitek juga dapat menjadi sebuah perubahan yang umum hingga masa ke masa. Okayy langsung aja kita list siapa aja sih mereka.

1. Frank Owen Gehry

Frank Owen Gehry adalah seorang arsitek berkewarganegaraan ganda Amerika Serikat dan Kanada. Pemenang Penghargaan Pritzker tahun 1989.

Frank Gehry ini mempunyai ciri khas membuat bangunan banyak gelombang / bergelombang dan berliku – liku. Konsistensi dalam mendesain beliau bergaua kontemporer. Beliau terkenal karena karya nya yang dinilai fenomenal. Bahan material yang paling menonjol dan sering dipakai yaitu stainless steel.

Gedung yang dirancangnya, termasuk tempat tinggal pribadinya di Santa Monica, California, telah menjadi atraksi wisatawan. Banyak museum, perusahaan, dan kota mencari jasa Gehry sebagai simbol pembedaan, untuk segala produk yang dibuatnya.

2. Will Alsop

Will Alsop adalah seorang arsitek Inggris dan Profesor Arsitektur di Universitas Seni Kreatif ‘s Canterbury School of Architecture.

Dia bertanggung jawab atas beberapa bangunan modernis yang khas dan kontroversial yang biasanya dibedakan dengan penggunaan warna-warna cerah dan bentuk avant-garde yang tidak biasa . Pada tahun 2000, Alsop memenangkan Stirling Prize , penghargaan arsitektur paling bergengsi di Inggris Raya, untuk Peckham Library di London.

3. Kenzo Tange

Kenzō Tange adalah seorang arsitek Jepang, dan pemenang Penghargaan Pritzker 1987 untuk arsitektur. Ia adalah salah satu arsitek paling signifikan pada abad ke-20. 

Dari gerakan arsitekturnya sendiri yaitu arsitektur brutalist sehingga bangunan-bangunan yang dibuat oleh Kenzo Tange ini mengarah ke mega struktur dan bahan betonnya yang terlihat jelas. Untuk materialnya sendiri banyak menggunakan elemen beton, kayu, dan kaca. Untuk polanya banyak menggunakan garis-garis yang simetris dan garis lengkung. Dari setiap rancangannya juga menonjolkan struktur dan konstruksi dilihat dari balok dan kolom yang diekspos yang berfungsi sebagai elemen estetika

4. Manuel Monteserin

Manuel Alvarez-Monteserin Lahoz Manuel adalah seorang arsitek multidisiplin. Aktivitasnya berfokus pada proses kreatif yang menyatukan desain, arsitektur, dan seni.

Saat ini dia akan membuka “Pusat Musik Maritim dan Pop di Kaohsiung”, sebuah proyek seluas 88.000 m2 di Taiwan yang memiliki tanda tangannya, dia juga mengajar komunikasi dan ekspresi grafis di sekolah IED, bekerja sama dengan studio arsitektur lain melakukan infografik, Dia adalah pembimbing berbagai proyek inovasi di IED INNOVATIONLAB, termasuk “Kota di Mars” yang baru-baru ini dianugerahi oleh NASA.

Yang menarik dari setiap karyanya, ia selalu menggunakan desain rangka pola yang berulang sehingga desain yang dibuatnya mudah diingat oleh banyak orang

5. Ludwig Mies van der Rohe

Ludwig Mies van der Rohe adalah seorang arsitek berkebangsaan Jerman. Ia umumnya dipanggil Mies, sesuai nama belakangnya. 

Ludwig Mies van der Rohe, bersama Walter Gropius dan Le Corbusier, dikenal luas sebagai para perintis arsitektur Modern. Mies, seperti rekan-rekannya pasca Perang Dunia I, berupaya menetapkan gaya arsitektur baru yang mampu mewakili zaman modern seperti yang dilakukan arsitektur Klasik dan Gothik pada zamannya masing-masing. Ia menciptakan gaya arsitektur abad ke-20 yang berpengaruh dengan kejelasan dan kesederhanaan yang ekstrem.

Hal ini tampak dari penggunaan material bangunan seperti kaca dan baja industri untuk mendefinisikan ruang interior. Gedung karyanya sering mendapat sebutan arsitektur “kulit dan tulang”, karena kesederhanaannya.